Beranda / Olahraga / PADEL DI INDONESIA: Olahraga Raket Baru yang Lagi Naik Daun

PADEL DI INDONESIA: Olahraga Raket Baru yang Lagi Naik Daun

Demam Padel di Indonesia: Apa Itu Padel, Kenapa Viral, dan Cara Mulainya

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia olahraga raket kedatangan bintang baru: padel di Indonesia. Campuran antara tenis dan squash ini sedang naik daun di berbagai kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya, serta menarik perhatian generasi muda, ekspatriat, hingga komunitas olahraga sosial.
Bukan sekadar tren sementara, padel menjadi simbol gaya hidup baru — aktif, sosial, dan seru. Mari kita bahas tuntas tentang apa itu padel, kenapa viral, bagaimana cara bermainnya, hingga panduan 30 hari untuk kamu yang ingin mencobanya.


1. Padel 101: Sejarah Singkat & Konsep Permainan

Padel lahir di Meksiko pada akhir 1960-an berkat Enrique Corcuera, seorang pengusaha yang memodifikasi lapangan tenis di rumahnya agar sesuai dengan ruang terbatas. Ia menambahkan dinding di sekeliling lapangan, sehingga bola tetap bisa dimainkan meski memantul ke luar garis.
Konsep unik ini kemudian diadopsi oleh teman-temannya di Spanyol dan Argentina, dua negara yang kemudian menjadi pusat perkembangan padel dunia.

Kini, padel menjadi olahraga yang sangat populer di Eropa — terutama di Spanyol yang memiliki lebih dari 20.000 lapangan padel. Popularitasnya kini menular ke Asia, termasuk Padel di Indonesia, berkat kemudahan belajar dan sifatnya yang sangat sosial.

Ciri khas padel:

  • Lapangan lebih kecil dari tenis (sekitar 10 x 20 meter).
  • Dinding kaca atau jaring di sekeliling lapangan menjadi bagian permainan.
  • Selalu dimainkan 2 lawan 2 (doubles).
  • Raket solid tanpa senar, bola mirip tenis tapi tekanannya lebih rendah.

Permainan padel terasa lebih cepat dan interaktif karena bola bisa memantul ke dinding — menciptakan rally panjang yang menarik dan menguji refleks pemain.


2. Aturan & Skor: Versi Cepat untuk Pemula

Salah satu daya tarik utama padel adalah aturan yang sederhana. Dalam beberapa menit, bahkan pemula sudah bisa mulai bermain. Berikut ringkasan singkatnya:

Servis:

  • Dilakukan secara underhand (dari bawah).
  • Harus diarahkan diagonal ke kotak servis lawan.
  • Bola harus memantul sekali di lapangan sebelum dipukul.

Selama Permainan:

  • Bola boleh memantul ke dinding kaca setelah jatuh di dalam area permainan.
  • Jika bola memantul dua kali atau keluar tanpa menyentuh dinding, poin untuk lawan.
  • Permainan berlangsung dalam format best of 3 sets, dengan sistem skor seperti tenis: 15–30–40–Game.

Karena lapangannya lebih kecil dan rally lebih panjang, padel menekankan kerja sama tim dan posisi strategis, bukan kekuatan semata. Itu sebabnya banyak orang — termasuk yang belum pernah main tenis — bisa cepat menikmati padel.


3. Perlengkapan: Raket, Bola, dan Sepatu

Untuk bermain padel, kamu tidak perlu banyak perlengkapan mahal. Berikut panduan singkat:

🎾 Raket Padel

🟡 Bola Padel

  • Mirip bola tenis, tetapi dengan tekanan udara lebih rendah, sehingga pantulannya lebih lambat dan mudah dikontrol.
  • Kamu bisa menggunakan bola tenis biasa di awal, tapi bola khusus padel memberikan sensasi yang lebih optimal.

👟 Sepatu

  • Gunakan outsole herringbone (zigzag) yang bisa mencengkeram lantai sintetis lapangan padel.
  • Hindari sepatu lari biasa karena kurang stabil saat bergerak lateral.

Selain itu, siapkan grip cadangan, wristband, dan handuk kecil — karena padel bikin kamu berkeringat lebih dari yang kamu kira!


4. Kenapa Padel DI INDONESIA Bisa Viral

Popularitas padel di Indonesia bukan kebetulan. Ada beberapa alasan utama kenapa olahraga ini jadi hits di kalangan muda dan ekspatriat:

  1. Mudah Dipelajari — Tidak butuh latar belakang tenis; pemula bisa main hanya dengan satu sesi latihan.
  2. Rally Seru dan Interaktif — Dinding kaca membuat bola terus bergerak; permainan jadi lebih panjang dan menantang.
  3. Sangat Sosial (2v2) — Cocok untuk kumpul teman, pasangan, bahkan keluarga. Banyak klub mengusung konsep play & mingle.
  4. Cocok untuk Semua Usia — Karena tidak memerlukan tenaga besar, padel aman dan menyenangkan untuk anak muda hingga usia 50+.
  5. Lifestyle Baru — Padel bukan sekadar olahraga, tapi jadi simbol gaya hidup sehat dan networking modern. Banyak lapangan padel juga memiliki café dan lounge.

5. Mulai PADEL di Indonesia: Lokasi & Biaya

Tren padel di Indonesia tumbuh pesat, terutama di kota besar. Berikut beberapa wilayah dengan komunitas paling aktif:

Jakarta

  • Area favorit: Senayan, SCBD, Kemang, Cilandak, BSD.
  • Banyak klub menawarkan kelas pemula (try-out sessions) tiap akhir pekan.
  • Beberapa lapangan bahkan buka hingga malam dengan pencahayaan LED.

Bali

  • Komunitas kuat di Canggu dan Kerobokan dengan dominasi ekspatriat dan wisatawan.
  • Banyak menawarkan drop-in classes — kamu bisa datang sendiri tanpa partner.
  • Atmosfernya lebih santai dan terbuka, cocok untuk sosial sekaligus olahraga.

Surabaya & Bandung

  • Fasilitas padel mulai bermunculan; beberapa komunitas aktif menggelar mini turnamen bulanan.
  • Banyak pemain tenis dan badminton yang kini “beralih” ke padel karena ingin sesuatu yang baru.

💰 Kisaran Biaya:

  • Sewa lapangan: Rp400.000–600.000 per jam (patungan 4 orang = Rp100–150 ribu/orang).
  • Raket pemula: mulai Rp800.000–1,500.000.
  • Bola: Rp150.000 per tube (isi 3 bola).
  • Kelas beginner: Rp250.000–400.000 per sesi (tergantung pelatih & lokasi).

Sebagian besar klub menyediakan raket pinjaman, jadi kamu bisa mencoba dulu tanpa beli perlengkapan lengkap.


6. Tips Progres 30 Hari untuk Pemula

Bagi kamu yang ingin serius belajar padel, coba ikuti panduan latihan sederhana berikut agar cepat berkembang:

Minggu 1: Teknik Dasar & Footwork

  • Pelajari cara memegang raket dengan grip continental.
  • Fokus pada posisi kaki dan keseimbangan tubuh.
  • Latih servis underhand dan pukulan dasar (forehand & backhand).

Minggu 2: Wall Play & Volley

  • Biasakan membaca arah pantulan bola dari dinding.
  • Latih refleks dengan pasangan.
  • Kuasai volley cepat di depan net dan komunikasi antar tim.

Minggu 3: Taktik Duo & Komunikasi

  • Pelajari rotasi posisi dan strategi menyerang/bertahan.
  • Gunakan isyarat sederhana untuk komunikasi (misal: “mine” / “yours”).
  • Simulasi skenario pertandingan 2v2.

Minggu 4: Matchplay + Review Video

  • Rekam permainanmu dan evaluasi posisi atau timing pukulan.
  • Fokus pada shot selection: kapan menyerang, kapan bertahan.
  • Gabung mini turnamen lokal untuk uji kemampuan.

Dengan latihan konsisten 2–3 kali seminggu, dalam satu bulan kamu sudah bisa main kompetitif dan menikmati padel sepenuhnya.


7. FAQ Padel

Apakah harus bisa tenis dulu untuk main padel?
Tidak. Teknik padel lebih sederhana dan cocok untuk pemula. Fokus utamanya pada kontrol bola, bukan kekuatan pukulan.

Cedera apa yang sering terjadi?
Biasanya di pergelangan tangan dan lutut akibat pergerakan lateral. Solusinya: pemanasan minimal 10 menit dan gunakan sepatu yang sesuai.

Di mana saya bisa bergabung dengan komunitas padel?
Cari di Instagram dengan tagar seperti #PadelJakarta, #PadelBali, atau #PadelSurabaya. Sebagian besar klub punya grup WhatsApp untuk mengatur jadwal friendly match.

Apakah padel termasuk olahraga mahal?
Tidak juga. Karena dimainkan berempat, biaya sewa lapangan jadi terjangkau. Selain itu, alat bisa dipakai lama dan tidak butuh perawatan rumit.


Kesimpulan: Padel Lebih dari Sekadar Tren

Padel bukan cuma olahraga, tapi cara baru untuk bersosialisasi dan hidup aktif.
Dengan permainan yang seru, aturan sederhana, dan suasana ramah, tak heran padel cepat menjadi “olahraga sosial paling populer” di kota besar Indonesia.

Entah kamu ingin olahraga ringan, mencari komunitas baru, atau sekadar ikut tren sehat, padel menawarkan semuanya.
Siapkan sepatu, ajak tiga teman, dan rasakan sensasi olahraga yang sedang mengubah gaya hidup banyak orang di seluruh dunia — termasuk Indonesia.

Jangan ketinggalan informasi, kunjungi terus afachannel.com

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *