Mengapa Klub Sepakbola Indonesia Belum Tampil di ACL Elite? Inilah Posisi Terbaru di Ranking AFC dan Peluang Musim Depan
Tahukah Anda bahwa hingga musim 2024/2025 tidak ada satu pun klub Sepakbola Indonesia yang berpartisipasi di AFC Champions League Elite (ACL Elite) — kasta tertinggi kompetisi klub Asia? Padahal, antusiasme sepak bola Indonesia sangat besar, kualitas liga terus meningkat, dan performa klub-klub papan atas mulai menunjukkan perkembangan signifikan di level Asia.
Namun, sistem kompetisi Asia tidak hanya berdasarkan juara liga nasional. AFC menerapkan perhitungan ranking yang menentukan slot setiap negara, dan posisi klub Sepakbola Indonesia saat ini masih belum cukup tinggi untuk mengirimkan wakil ke ACL Elite.
Dalam artikel ini, kita membahas secara mendalam:
- Posisi terbaru Indonesia di AFC Club Competitions Ranking
- Kinerja Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia
- Mengapa Indonesia belum dapat slot ACL Elite
- Berapa poin minimal yang dibutuhkan
- Apa peluang Indonesia dalam 3–5 tahun ke depan
Mari kita mulai dari sistem dasar yang menentukan semuanya.
Apa itu AFC Club Competitions Ranking?
AFC Club Competitions Ranking adalah sistem penilaian resmi AFC untuk menentukan:
- Berapa banyak klub yang berhak dikirim oleh setiap negara
- Pada kompetisi apa mereka ditempatkan (ACL Elite / ACL Two / AFC Challenge League)
- Apakah klub mendapatkan slot langsung di fase grup atau harus menjalani play-off
Bagaimana Poinnya Dihitung?
AFC menghitung performa klub dari negara tertentu dalam 8 musim terakhir, dengan bobot lebih kecil untuk musim-musim yang lebih lama.
Faktor yang dihitung meliputi:
- Kemenangan (nilai berbeda sesuai kompetisi)
- Hasil imbang
- Lolos fase grup
- Lolos babak gugur
- Lolos final
- Juara kompetisi
Konsistensi jangka panjang adalah kunci — bukan hanya penampilan bagus dalam satu musim.
Peringkat Terbaru Indonesia di AFC Club Competitions Ranking
Berdasarkan update AFC dan laporan media besar Indonesia:
🔴 Posisi Indonesia 2024/2025: Peringkat 25 Asia
- Total poin historis: ±18.653 poin (akumulasi 2016–2024)
- Kategori kompetisi yang berhak:
- 1 Slot ACL Two (Liga Champions Asia kasta kedua)
- 1 Slot AFC Challenge League (kasta ketiga)
- Wakil Indonesia 2024/2025:
- Persib Bandung – ACL Two
- Dewa United – AFC Challenge League
Namun yang menarik adalah:
🟢 Update Dinamis: Indonesia Naik ke Peringkat 20 Berkat Performa Klub
Berkat performa Persib dan Dewa United yang gemilang pada musim 2024/2025:
- Persib Bandung menjuarai Grup G ACL Two
- Dewa United menjuarai grupnya di Challenge League
- Kedua klub melaju ke fase gugur
- Indonesia naik 5 tingkat ke peringkat 20 Asia
- Skor poin meningkat menjadi sekitar 24,049 poin (estimasi berdasarkan kontribusi hasil klub)
Walaupun angka resmi AFC baru akan diumumkan pada akhir musim, data performa klub menunjukkan tren positif.
Mengapa Indonesia Masih Belum Masuk ACL Elite?
Untuk dapat masuk ACL Elite — kasta tertinggi Asia — sebuah negara harus berada pada kategori top-ranking berdasarkan slot distribusi AFC.
Kenyataannya: Slot ACL Elite Sangat Ketat
Slot ACL Elite terbatas dan diberikan kepada:
- Negara-negara top Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Saudi Arabia, Qatar, Iran, UEA
- Negara dengan ranking historis tinggi selama 8 musim terakhir
- Negara dengan federasi dan klub berinfrastruktur kuat
Berapa Poin Minimal Masuk ACL Elite?
AFC tidak mengumumkan ambang poin “resmi”, tetapi dari pola slot negara:
- Negara yang masuk ACL Elite umumnya memiliki 37.000–45.000 poin ke atas
- Negara Asia Timur terkuat (Jepang, Korea Selatan) jauh di atas 100.000 poin
- Malaysia dan Thailand berada di kisaran 30.000–40.000 poin
- Indonesia saat ini: ±24.000 poin
🎯 Artinya Indonesia masih membutuhkan ±13.000 poin tambahan untuk mendekati kategori ACL Elite.
Dengan laju pertumbuhan sekarang, itu butuh 2–4 musim konsisten berprestasi di Asia.
Performa Klub Indonesia yang Mendorong Ranking – Persib & Dewa United
H3: Persib Bandung – Kebangkitan Kuat di ACL Two
Dalam ACL Two musim 2024/2025:
- Juara Grup G
- Melaju ke babak 16 besar
- Mendapat poin klub tinggi
- Memberikan kontribusi signifikan terhadap ranking klub sepakbola Indonesia
Performa Persib adalah salah satu yang terbaik untuk klub sepakbola Indonesia di kompetisi Asia sejak Persipura 2014 dan Madura United 2018.
Dewa United – Debut Mengejutkan di Challenge League
Dalam debut kompetisi Asia:
- Juara grup
- Melaju ke perempat final
- Meraih beberapa kemenangan penting
- Menambah nilai Indonesia dalam sistem ranking
Sejauh ini, Dewa United menjadi salah satu klub paling progresif di Indonesia dalam hal manajemen, pembinaan, dan filosofi permainan.
Dampak Positif: Hak Slot untuk Musim 2025/2026
Berkat performa Persib dan Dewa United:
- Indonesia berhak mendapatkan:
✔ 2 slot ACL Two (1 langsung grup, 1 play-off)
❌ Belum memiliki slot ACL Elite
✔ 1 slot AFC Challenge League
Ini merupakan peningkatan signifikan dibanding musim-musim sebelumnya.
Apa yang Harus Dilakukan Indonesia Agar Bisa Masuk ACL Elite?
1. Klub Harus Konsisten Berprestasi di Asia
Tidak cukup satu klub saja yang melaju — 2–3 klub harus rutin:
- Juara grup
- Melaju ke knockout
- Mendapat kemenangan stabil
2. Liga Indonesia Harus Meningkatkan Standar Kompetisi
AFC menilai:
- Lisensi stadion
- Financial Fair Play
- Youth development
- Liga yang stabil dan profesional
3. Federasi dan Klub Harus Memperkuat Infrastruktur
Contoh: Jepang (J-League) dan Korea Selatan (K-League).
4. Investasi pada Akademi dan Regenerasi Pemain
Klub-klub Asia yang sukses punya struktur akademi kuat.
5. Manajemen Klub yang Modern dan Transparan
Dukungan finansial bukan hanya soal uang — tetapi juga efisiensi.
Apakah Indonesia Punya Peluang Realistis Tampil di ACL Elite?
Jawabannya: Ya, sangat mungkin — tetapi tidak dalam satu musim.
Dengan tren naik:
- Indonesia bisa menembus peringkat 15–18 dalam 2–3 musim
- Bisa mendekati ambang ACL Elite dalam 3–5 musim
- Jika 2–3 klub konsisten menang dan lolos fase knockout Asia
- Dengan dukungan liga yang makin profesional
Kesimpulan: Langkah Indonesia Menuju ACL Elite Baru Dimulai
Walaupun Indonesia belum tampil di ACL Elite, ada kemajuan besar:
- Ranking naik ke posisi 20
- Poin meningkat signifikan
- Klub-klub tampil baik di Asia
- Slot kompetisi bertambah
Jika tren positif bertahan dan seluruh klub menjalankan strategi jangka panjang, bukan tidak mungkin Indonesia akan tampil di ACL Elite di masa depan.
Dukung klub Indonesia di kompetisi Asia — perjalanan menuju ACL Elite baru saja dimulai.










