Jay Idzes
Jay Idzes adalah bek berdarah Indonesia yang kini menjadi kapten Timnas Indonesia di usia muda. Setelah berkarier dua musim di Venezia, ia memutuskan pindah ke klub Serie A Italia, Sassuolo, pada musim 2025/2026bola.com. Pemain kelahiran Belanda (Geldrop, 2000) ini bertekad menapaki tantangan baru sambil membawa kebanggaan Indonesia. Berikut beberapa poin penting tentang perjalanan karier Jay Idzes:
- Serie A bersama Sassuolo: Jay memilih bergabung dengan Sassuolo karena klub Italia itu sangat tertarik padanya dan memiliki sejarah panjang di Serie Abola.comjawapos.com. Ia melihat bergabung ke Sassuolo sebagai peluang besar untuk meningkatkan kemampuan setelah musim sebelumnya di Veneziabola.comjawapos.com.
- Peran di Lapangan: Awalnya ia bermain sebagai gelandang bertahan (penjaga jarak) saat berseragam Go Ahead Eagles di Belandabola.com. Kini Jay beralih menjadi bek tengah tangguh yang bisa bermain sebagai bek kanan, tengah, atau kiri dalam formasi tiga bekbola.com. Bersama Venezia, ia bahkan sempat berperan sebagai gelandang bertahan sebelum sepenuhnya berfokus menjadi palang pintu pertahananbola.com.
- Naturalisasi & Debut Timnas: Jay Idzes resmi menjadi WNI pada 28 Desember 2023 setelah mengucap sumpah setia di Kantor Kemenkumham Jakartasport.detik.com. Beberapa bulan kemudian ia menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2024 melawan Vietnambola.com. Hingga putaran kualifikasi terakhir, ia telah mengoleksi sekitar 16 penampilan dan satu gol untuk Garudabola.com.
- Kapten Garuda Muda: Di usia 24 tahun, Jay dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia. Ia berusaha menjadi teladan di lapangan dan luar lapangan, terus belajar dari para pemimpin lain untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinanbola.com. Meskipun belum pernah menjadi kapten sebelumnya, ia tak gentar menghadapi tanggung jawab itu, bahkan mengaku menikmatinyabola.com.
Pilihan Gabung ke Sassuolo: Tantangan Baru di Serie A
Setelah dua musim berkarier di Serie B bersama Venezia, Jay Idzes memutuskan pindah ke Sassuolo pada musim panas 2025bola.com. Ia memilih Sassuolo karena mendapat perhatian besar dari klub tersebut dan menganggapnya sebagai tempat yang tepat untuk berkembang. “Saya memilih Sassuolo terutama karena mereka sangat tertarik kepada saya. Jelas, Sassuolo adalah klub hebat dengan banyak sejarah,” ujar Jaybola.com. Sejarah panjang Sassuolo dan keberadaannya yang lama di Serie A menjadikan klub ini sebagai tantangan menarik bagi karier Jay, terutama setelah melewati musim terakhir bersama Venezia.
Jay juga mengaku bahwa dukungan pelatih sangat penting. Pelatih baru Sassuolo, Fabio Grosso, meyakinkan Jay bahwa bergabung ke klub ini akan membuatnya berkembang lebih baik. “Dengan cara ini saya dapat lebih berkembang dan saya berharap dapat memiliki banyak kenangan indah bersama klub ini,” kata Jaybola.com. Ia paham tujuan utama Sassuolo musim ini bukan juara, melainkan menjaga posisi tetap di Serie A. Jay memandang ini sebagai kompetisi yang membutuhkan kerja keras untuk menjaga tim tetap bersaing di level tertinggi liga Italiabola.comjawapos.com.
Secara keseluruhan, bergabung dengan Sassuolo berarti Jay Idzes memasuki fase baru dalam kariernya di kancah sepak bola Eropa. Dalam beberapa laga awal musim 2025/2026, Jay sudah menunjukkan performa solid dan konsistennya di lini belakang, menjadi pilihan utama pelatih Grosso.
Perpindahan Posisi: Dari Gelandang Jangkar ke Bek Tengah
Karier Jay Idzes unik karena transisinya di lapangan. Dulunya ia lebih sering berperan sebagai gelandang jangkar atau gelandang bertahan saat masih di klub Go Ahead Eagles. Bola.com mencatat, “Jay Idzes dulunya seorang gelandang tengah… tugasnya adalah gelandang jangkar, menyaring serangan musuh”bola.com. Namun seiring waktu, peran barunya sebagai bek tengah semakin menonjol. Ia bahkan berkelakar di media day bahwa “posisi asli saya striker,” meski kenyataannya ia kini bermain di lini pertahananbola.com.
Jay mampu memainkan berbagai peran bertahan dengan baik. Ia bisa menjadi bek tengah kanan, bek tengah, atau bek tengah kiri dalam formasi tiga bek, sesuai kebutuhan timbola.com. Pengalaman sebagai gelandang di masa lalu justru memberinya keunggulan penguasaan bola dan kemampuan membaca permainan. Di Venezia ia sempat berperan sebagai gelandang bertahan sebelum akhirnya fokus menjadi palang pintu lini belakangbola.com. Kemampuan multitasking inilah yang membuatnya cocok di Sassuolo, di mana fleksibilitas posisi sangat bernilai.
Proses Naturalisasi dan Debut Timnas Indonesia
Mimpi Jay Idzes memperkuat Timnas Indonesia akhirnya terwujud lewat proses naturalisasi cepat. Pada 28 Desember 2023, Jay resmi mengucapkan sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI)sport.detik.com. Detik.com melaporkan bahwa ia datang mengenakan jas hitam dan peci, serta disambut anggota Exco PSSI Endri Eriawan sebelum menjalani prosesi pengambilan sumpahsport.detik.com. Dengan status WNI, Jay langsung mengurus dokumen kependudukan dan paspor Indonesia, serta proses pindah federasi dari KNVB Belanda. Setelah semua administrasi selesai, ia siap memperkuat timnas.
Tak lama berselang, Jay Idzes menjalani debut internasionalnya. Pertandingan pertama ia kenakan kostum Garuda adalah melawan Vietnam pada 21 Maret 2024, hanya empat bulan setelah dinaturalisasibola.com. Ia turun sebagai starter dalam laga tersebut dan membantu Indonesia meraih kemenangan 1-0. Total hingga kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat, Jay telah mencatatkan 16 caps dan menyumbang satu gol untuk Timnas Indonesiabola.com. Statistik ini sudah termasuk kepercayaan besar sebagai kapten tim sebanyak 12 kali.
Fakta Naturalisasi dan Debut
- WNI Resmi: Jay diambil sumpah WNI pada 28 Desember 2023sport.detik.com.
- Debut Cepat: Empat bulan kemudian (Maret 2024), ia debut melawan Vietnam dalam kualifikasi Piala Duniabola.com.
- Kiprahnya di Timnas: Per Maret 2025, Jay mencatat 16 penampilan dan 1 gol, serta 12 kali memimpin sebagai kaptenbola.com.
Kebanggaan Mewakili Indonesia dan Menjadi Kapten Garuda
Suporter Indonesia di stadion mendukung antusias tim nasional kebanggaan mereka. Jay Idzes kerap menyatakan rasa bangganya mewakili Indonesia. “Saya merasa terhormat menjadi perwakilan dari Tim Nasional Indonesia dan Indonesia yang mendapat kesempatan bermain di salah satu liga terbesar di dunia,” ungkapnyajawapos.com. Dukungan besar suporter Indonesia juga memberi motivasi tambahan. Menurut Jay, kehadiran penggemar Garuda di media sosial dan stadion membuatnya merasa ada tanggung jawab berat yang harus dipikuljawapos.com.
Menjadi kapten timnas di usia yang relatif muda dipandang Jay sebagai kehormatan sekaligus tantangan. Ia berupaya menjadi pemimpin baik, baik di dalam maupun di luar lapangan, sambil terus belajar. “Saya berusaha menjadi pemimpin baik di dalam maupun di luar lapangan… saya belajar dan melihat kapten lain, dan itu membantu saya meningkatkan keterampilan kepemimpinan saya,” ujarnyabola.com. Ia menyadari belum pernah menjadi kapten sebelumnya, sehingga masih harus belajar berangsur. “Saya belum pernah menjadi kapten seumur hidup saya… sedikiit demi sedikit, saya mencapainya. Tentu saja saya juga memiliki sejumlah tanggung jawab, tetapi saya tidak takut dan bahkan menikmatinya,” tambah Jaybola.com.
Kebanggaan itu tak hanya terasa bagi Jay, tapi bagi seluruh masyarakat sepak bola Indonesia. Ia ingin menjadi contoh bagi pemain keturunan Indonesia lainnya bahwa mereka bisa bersinar di level tertinggi. Cerita Jay Idzes, dari pemuda Belanda hingga menjadi pemain Indonesia di Serie A dan kapten Timnas Garuda, menjadi sumber inspirasi tersendiri.
Sumber: Informasi dikumpulkan dari wawancara resmi Sassuolo dan liputan media Indonesia (Bola.com, Jawa Pos, Detik) tentang perjalanan karier Jay Idz









