Beranda / Bisnis dan Ekonomi / Simpan! Ini dia 4 Kategori Produk yang Paling Potensial untuk Dijual di E-Commerce Indonesia pada 2025(Analisis Segmen Pembeli, Margin & Volume Penjualan)

Simpan! Ini dia 4 Kategori Produk yang Paling Potensial untuk Dijual di E-Commerce Indonesia pada 2025(Analisis Segmen Pembeli, Margin & Volume Penjualan)

E-commerce Indonesia 2025


E-Commerce Indonesia

Pasar e-commerce Indonesia mengalami percepatan luar biasa. Dengan penetrasi internet yang terus naik, smartphone sebagai perangkat utama, dan semakin matang infrastruktur pembayaran digital, peluang bagi penjual online untuk meraih omzet besar semakin terbuka lebar. Menurut laporan, nilai pasar e-commerce Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar USD 90,35 miliar dan akan tumbuh dengan CAGR ~15,5 % hingga 2030. Mordor Intelligence+2Payments Market Insights+2
Namun, sukses berjualan online tidak sekadar “pasang produk dan tunggu pembeli”. Diperlukan pemahaman segmen pembeli (who), kategori produk yang tepat (what), dan strategi margin/volume (how). Di artikel ini, kami membongkar empat kategori produk yang paling potensial di platform seperti Shopee Indonesia, lengkap dengan analisis segmen pembeli, margin dan volume penjualan, serta rekomendasi praktis.


Siapa Pembeli Online Potensial di Indonesia?

Sebelum memilih kategori produk, penting untuk memahami siapa penggerak utama e-commerce Indonesia:

  • Milenial & Gen Z (18-35 tahun): Mereka adalah mayoritas pengguna e-commerce dan paling aktif secara online. Mereka terbiasa berbelanja via aplikasi, responsif terhadap tren, dan relatif memiliki daya beli yang semakin tinggi.
    Sebuah studi di Jakarta menemukan bahwa faktor “kemudahan penggunaan” dan “kondisi yang memfasilitasi” (facilitating conditions) berpengaruh signifikan terhadap adopsi e-commerce oleh milenial. journal.privietlab.org
  • Keluarga muda / ibu-ibu: Kelompok ini rutin membeli online untuk kebutuhan rumah tangga, anak-anak, dan gaya hidup sehari-hari. Kebiasaan belanja online meningkat, termasuk kebutuhan sehari-hari dan kenyamanan.
  • Konsumen urban berpenghasilan menengah ke atas: Terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya. Mereka lebih “berani” membeli produk bernilai lebih tinggi (elektronik, peralatan rumah tangga) dan sering terpapar promosi/mega-sale.
  • Mobile-first behaviour: Lebih dari ~70 % transaksi e-commerce kini dilakukan via smartphone di Indonesia. Mordor Intelligence+1
  • Social commerce & discovery driven: Banyak pembelian dipicu oleh konten sosial media (TikTok, Instagram) dibandingkan hanya pencarian tradisional. Laporan “Indonesia Social Commerce Market Intelligence” memproyeksikan nilai pasar social commerce mencapai USD 5,25 miliar di 2025. GlobeNewswire

Dari segmen-segmen di atas, milenial & Gen Z serta keluarga muda di kota besar memiliki kombinasi frekuensi belanja tinggi, kemampuan adopsi digital dan dunia daring sebagai bagian gaya hidup mereka. Oleh karena itu, ketika memilih kategori produk untuk ditargetkan, fokus pada segmen ini akan meningkatkan peluang sukses.


Kategori Produk Potensial

Di bawah ini empat kategori produk yang menunjukkan potensi tinggi untuk volume, margin dan relevansi dengan segmen pembeli tersebut.

1. Fashion & Apparel

Mengapa menarik?

  • Laporan digital retail menunjukkan bahwa fashion & apparel tetap menjadi salah satu kategori terbesar dalam e-commerce Indonesia. sellercraft.co+1
  • Produk ini relevan dengan milenial & Gen Z yang aktif secara online, mencari tren terbaru, dan tertarik dengan brand-statement lewat pakaian & aksesoris.
  • Margin bisa relatif tinggi, terutama jika produk memiliki “fitur” tambahan seperti desain eksklusif, kolaborasi brand, atau edisi terbatas.
  • Volume penjualan besar: produk pakaian dan aksesoris cenderung berulang dibeli (musiman) dan mudah dikemas untuk e-commerce.

Strategi rekomendasi:

  • Fokus pada niche yang sedang naik: fashion muslim, modest wear, streetwear lokal, dan aksesoris custom.
  • Gunakan influencer dan konten video (TikTok/Reels) untuk highlight keunikan dan cara pemakaiannya.
  • Siapkan stok “varian” (warna/ukuran) yang cepat habis untuk menciptakan urgensi (FOMO).
  • Optimalkan deskripsi produk dengan kata-kunci seperti: “fashion milenial”, “trending streetwear 2025”, “modest wear Indonesia”, “aksesoris gaya milenial”.

2. Mobile & Electronic Devices (Gadget & Aksesoris)

Mengapa menarik?

  • Elektronik tetap menjadi tulang punggung e-commerce: menurut laporan, consumer electronics memiliki pangsa besar dalam kategori produk online. Mordor Intelligence+1
  • Segmen milenial/urban sering melakukan upgrade gadget (smartphone, earphones, smartwatch, aksesoris) serta menginginkan fitur baru.
  • Aksesoris gadget (charger cepat, earbud, case premium) sering memiliki margin lebih tinggi dibanding perangkat utama dan volume cukup besar.

Strategi rekomendasi:

  • Targetkan aksesoris gadget mid-tier yang cepat laku: misalnya “charger 65W”, “earbud TWS lokal”, “case premium iPhone/Android”.
  • Optimalkan listing dengan kata kunci seperti: “aksesories gadget murah”, “smartphone upgrade 2025”, “earbud terbaik milenial”.
  • Manfaatkan program cicilan atau promo besar (11.11, 12.12) untuk menarik pembelian impuls.
  • Berikan garansi atau layanan purna jual ringan sebagai keunggulan (karena kepercayaan penting).

3. Home & Daily Necessities (Peralatan Rumah & Kebutuhan Sehari-hari)

Mengapa menarik?

  • Kategori kebutuhan rumah tangga dan peralatan sehari-hari mulai naik signifikan, terutama karena perilaku belanja online yang mulai merambah segmen ini. sellercraft.co+1
  • Keluarga muda dan ibu-ibu adalah pembeli aktif kategori ini: mereka rutin belanja barang habis pakai, peralatan dapur, dekorasi rumah, dll.
  • Volume tinggi karena repeat purchase; meskipun margin mungkin lebih rendah dibanding fashion/elektronik, tetapi karena volumenya sangat besar, total profit potensial juga menarik.

Strategi rekomendasi:

  • Fokus pada produk dengan keunggulan kenyamanan, inovasi, atau estetika (contoh: peralatan dapur minimalis, dekor rumah compact untuk apartemen, alat kebersihan smart).
  • Kata kunci: “peralatan rumah minimalis”, “kebutuhan harian ibu rumah tangga”, “dekorasi rumah milenial”, “smart kitchen gadget murah”.
  • Tawarkan bundling produk (paket dapur lengkap), dan manfaatkan fitur langganan/promo ulang.
  • Pastikan logistik dan pengiriman cepat: karena pembeli kategori ini menghargai kecepatan dan kenyamanan.

4. Health & Beauty

Mengapa menarik?

  • Segmen kosmetik, skincare, perawatan pribadi terus tumbuh, terutama di kalangan urban milenial dan Gen Z. Laporan menyebut kategori ini memiliki persentase tinggi dalam belanja online. sellercraft.co+1
  • Produk-produk beauty juga cenderung dibeli berulang dan cepat diganti, sehingga potensi repeat purchase dan loyalitas tinggi.

Strategi rekomendasi:

  • Fokus pada niche trending: skincare korea/jepang, local halal beauty brand, produk perawatan kulit pria.
  • Kata kunci: “skincare milenial”, “kosmetik halal Indonesia”, “perawatan pria online”, “beauty haul 2025”.
  • Gunakan konten video untuk tutorial, review, dan before-after yang resonan dengan target usia 18-35.
  • Manfaatkan program sample atau trial untuk meningkatkan pembelian pertama.

Memilih Kategori Utama: Mana yang Paling “Cuan”?

Berdasarkan analisis margin vs volume vs segmen pembeli:

  • Fashion & Apparel: Kombinasi volume besar + margin bagus + segmen sangat aktif online → prioritas utama.
  • Mobile & Electronics: Potensi margin tinggi (untuk aksesoris) + segmen teknologi aktif → pilih produk yang tepat (lebih ke aksesoris daripada perangkat mahal).
  • Home & Daily Necessities: Volume sangat tinggi + segmen pembelian rutin → strateginya lebih ke kuantitas dan repetisi, margin moderat.
  • Health & Beauty: Potensi loyalitas tinggi + pembelian ulang cepat → bisa menjadi kategori tambahan strategis.

Jika hanya memilih satu kategori untuk memfokuskan kampanye: Fashion & Apparel adalah yang paling disarankan berdasarkan data dan perilaku pembeli Indonesia saat ini.

KategoriSegmen UtamaPermintaan PasarMargin KeuntunganVolume Penjualan
Fashion ItemsMilenial/Gen Z, ibu-ibuSangat tinggiTinggi–sedang (produk branded)Sangat tinggi
Mobile & ElectronicsPria dewasa, urban millennialTinggiSedang–rendah (kompetitif)Sedang–tinggi (masif aksesoris)
Home & NecessitiesKeluarga muda, ibu-ibuTinggiRendahSangat tinggi
Electrical AppliancesKeluarga urban mapanSedangRendah–sedangRendah

Rekomendasi Strategi untuk Penjual di E-Commerce Indonesia

  1. Optimasi Kata Kunci dan SEO Listing
    • Pada judul dan deskripsi produk, gunakan kata kunci populer (lihat daftar kategori di atas).
    • Contoh: “Fashion Milenial 2025 – Streetwear & Aksesoris Unisex” atau “Skincare Halal Milenial – Beauty Trend 2025”.
    • Buat deskripsi yang menonjolkan keunggulan, ukuran/varian tersedia, dan call-to-action (“Tambah ke Keranjang”, “Varian terbatas”).
  2. Gunakan Event-Promo Besar & Live Shopping
    • Shopee mempunyai kampanye besar (11.11, 12.12) yang mampu memacu volume drastis. Laporan menyebut produk fashion dapat naik hingga 7× lipat saat kampanye besar. sellercraft.co
    • Siapkan stok dan strategi promo (flash sale, bundling) untuk memanfaatkan momentum.
  3. Segmentasi Target & Konten Sosial
    • Gunakan video pendek (TikTok, Reels) untuk menggaet milenial/Gen Z: tampilkan lifestyle, unboxing, review.
    • Kolaborasi dengan micro-influencer lokal bisa meningkatkan kepercayaan dan reach.
  4. Pengiriman & Layanan Pelanggan yang Efisien
    • Konsumen online terutama ibu-ibu dan keluarga muda menghargai pengiriman cepat & kemasan rapi.
    • Pastikan foto produk berkualitas tinggi, varian ukuran/warna jelas, dan layanan return minimal.
  5. Analisis Data & Ulangi Produk Berdasarkan Kinerja
    • Pantau produk mana yang memiliki konversi tinggi + margin bagus. Fokuskan iklan dan listing pada produk-p produk tersebut.
    • Eliminasi produk dengan margin rendah + persaingan sangat ketat, kecuali memiliki keunggulan unik.

Tantangan dan Catatan Penting

  • Persaingan sengit: Banyak penjual sudah memasuki kategori populer (fashion, gadget). Untuk sukses, perlu diferensiasi: brand, desain, layanan, nilai tambah.
  • Margin bisa menipis: Produk populer sering mengalami perang diskon, cashback—pastikan margin masih cukup untuk keuntungan.
  • Logistik & geografi Indonesia: Pengiriman ke luar Jawa masih lebih menantang; biaya bisa lebih tinggi dan waktu lebih lama. Strategi fulfilment yang baik sangat penting. Verified Market Research
  • Regulasi & social commerce: Perubahan aturan social commerce dapat mempengaruhi cara penjualan via media sosial. Pastikan mematuhi regulasi dan kondusif untuk marketplace. GlobeNewswire

Kesimpulan

Pasar e-commerce Indonesia berada pada masa pertumbuhan yang sangat menarik. Bagi penjual yang ingin memanfaatkan platform seperti Shopee, memilih kategori yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan margin, volume dan daya beli segmen. Berdasarkan data dan tren:

  • Segmen pembeli yang paling berdaya beli: milenial & Gen Z, keluarga muda urban.
  • Kategori produk dengan peluang tertinggi: Fashion & Apparel, selanjutnya Mobile & Electronics (aksesoris), Home & Daily Necessities, dan Health & Beauty.
  • Strategi yang disarankan: optimasi listing, manfaatkan campaign besar, konten sosial aktif, dan layanan logistik yang baik.

Dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat memposisikan bisnis online Anda untuk menang dalam persaingan dan meraih pertumbuhan signifikan di 2025.


CTA (Call to Action)

Ingin membahas lebih dalam strategi kategori untuk brand Anda atau mendapatkan template listing siap jual? Kunjungi Afafachannel.comaChannel.com dan unduh panduan gratis kami “Riset Kategori & Listing Optimal E-Commerce Indonesia 2025”.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *